Ketika Mahasiswa PPG Unisma Merajut Kebersamaan di Alun-alun Malang….

Kamis, 4 Oktober 2018 | 7:40 WIB


Alun-alun Malang, Jawa Timur, menjadi salah satu tempat yang nyaman bagi keluarga yang ingin berlibur bersama anggota keluarga. Di sanalah kita merasakan tempat yang damai, sejuk, dan memesona.

Bagaimana tidak? Adalah sebuah tempat yang sangat tertata rapi dan indah, dihuni burung merpati di setiap sudutnya, taman-taman dengan warna-warni bunga yang sangat menawan, pepohonan besar yang rimbun membawa kesejukan dan kesegaran, tempat rekreasi anak-anak dan tempat olahraga yang memanjakan badan, dan air mancur yang akan membuat pandangan mata semakin memanja. Tidak hanya itu, yang menakjubkan adalah kebersihan yang sangat terjaga yang menambah semakin betah dan nyaman untuk berlama-lama.

Di sanalah kami anak-anak PPG Matematika memilihnya sebagai tempat untuk mengenal satu sama lain dan menjalian kebersamaan. Edukasi yang harus kami bangun melalui kebersamaan ini agar ketika menjadi guru kelak dapat bekerjasama dengan baik dalam membangun karakter siswa, karena kami sadar nantinya kami tidak sendirian akan tetapi harus bergandengan tangan dengan banyak relasi.

Kami beranggotakan 17 orang dengan 7 laki-laki dan 10 perempuan. Tidak hanya sekedar jalan-jalan dan berfoto, akantetapi kami berinisiatif untuk melakukan games yang asyik serta memberi edukasi yang bagus. Para hadirin yang sedang membaca, tahu gak game yang bernama “Do you love me?” saya kira gak tahu hehehehe, oke akan kami jelaskan.

Jadi game “Do you love me?” adalah game dengan cara pemainnya melingkar dengan satu pemain di tengah, pemain di tengah akan menanyakan kepada salah satu pemain yang melingkar dengan pertanyaan “Do you love me *nama pemain*?”, misal “Do you love me ahmad?” ketika ahmad menjawab “Yes” maka ahmad harus bertukar tempat dengan yang di tengah tetapi jika ahmad menjawab “No” maka harus menyertakan siapa yang dia ingin misal “No, I love sesorang yang pakai kacamata” maka semua yang pakai kacamata harus bergantian dengan pemain yang sama-sama memakai kacamata akan tetapi tidak boleh bergantian dengan samping kanan kirinya, pada saat bergantian maka pemain yang berada ditengan juga harus mengisi tempat pemain lainnya yang sedang berganti, dengan seperti itu akan ada satu pemain baru yang tidak mendapatkan tempat dialah yang akan menjadi pemain tengah yang kemudian seterusnya akan bertanya kembali “Do you love me?” sama pemain yang lain. Ya itu permainan yang telah membuat kami saling mengenal satu sama lain. Coba dech diterapkan, seru banget loh.

Setelah kami mengenal satu sama lain kami tidak berhenti sampai situ akan tetapi kami ingin mengetahui lebih detailnya tentang masing-masing pribadi. Untuk mewujudkan keinginan itu kami bermain games yang bernama “Truth or Dare”. Truth yang berarti “kebenaran” dan Dare yang berarti “tantangan”. Teknisnya begini, pemain semua melingkar kemudian menggunakan bolpoin (atau yang lain) untuk di putar di tengah, nanti bolpoin tersebut akan menunjuk kepada pemain yang sedang melingkar, pemain yang tertunjuk nanti harus memilih Trurth atau Dare.

Jika pemain memilih truth maka pemain diharuskan menjawab dengan benar pertanyaan yang diajukan oleh pemain yang lain, nah saat inilah pemain yang lain boleh menanyakan sesuka hati, mulai dari tentang jodohcita-citakesukaanhobihal yang paling disukai/ tidak disukai atau pertanyaan apapun itu. Tetapi jika pemain tersebut memilih Dare maka dia siap menerima tantangan yang akan diajukan pemain yang lain, mulai dari nyegat angkot tapi tidak naikselfi sama orang yang tidak dikenal,menggendong anak orang lain dan yang lainnya.

Itulah cerita kami pada saat awal Orientasi PPG di Unisma Malang yang penuh dengan tawa dan canda.

Editor: Dhoni Zustiyantoro

Sumber : http://ppg.fkip.unisma.ac.id/berita-356-mahasiswa-ppg-unisma-membangun-kebersamaan-di-alunalun-kota-malang.html

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *