Dekan FKIP Universitas Pasundan Ingatkan Persaingan Era Industri 4.0

Senin, 14 Januari 2019 | 7:51 WIB


Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan, Dr Uus Toharudin, mengingatkan para alumnus Pendidikan Profesi Guru (PPG) terus mengasah kompetensi diri agar mampu mengantarkan peserta didik hidup pada abad ke-21 dan era industri 4.0.

Salah satu upayanya adalah dengan memanfaatkan kemampuan-kemampuan mengenai teknologi informasi. Kemampuan tersebut sudah dikenalkan ketika mengikuti Program PPG. “Jangan dilupakan juga literasi abad ke-21. Dulu kita hanya mengenal literasi menggunakan bahasa secara efektif. Tetapi literasi abad ke-21 lebih luas lagi dari pada itu,” ujarnya, ketika melepas alumnus PPG Universitas Pasundan, beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan ciri-ciri literasi abad ke-21 antara lain kemampuan berpikir kritis, berpikir kreatif, kemampuan menemukan discovery inquiry, kemampuan memecahkan masalah, kemampuan mengatasi perbedaan, kemampuan menggagas ide-ide baru dan menggunakan teknologi sebagai alat bantu, dan mengakui belajar itu sepanjang hayat. Dengan demikian, literasi saat ini mengalami perluasan makna.

Meski demikian, Uus juga mengingatkan pentingnya mengajarkan kearifan lokal dan budaya keoada peserta didik. Hal itu penting agar mereka kelak tidak kehilangan jati diri dan selalu mencintai bangsanya. Ia meminta para guru agar memasukkan unsur cinta budaya dalam mata pelajaran yang mereka ampu.

“Selanjutnya, guru profesional mesti melengkapi kompetensi dengan kemampuan berbahasa Inggris. Saat ini sudah mulai terlihat fenomena sekolah yang mendatangkan guru dari luar negeri untuk mengajarkan bahasa Inggris agar kemampuan bahasa Inggris alumninya bagus. Oleh karena itu, bagi alumni PPG yang belum bertugas sepenuhnya di sekolah, lengkapi dengan kemampuan bahasa Inggris, itu akan sangat penting menjadi bahan kompetensi untuk alumni PPG.(Yana UPI/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *