Adakan Bimtek Pembelajaran Daring, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Harap Calon Guru Profesional Melek Teknologi

Kamis, 11 April 2019 | 12:21 WIB


Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali mendapatkan kepercayaan sebagai pelaksana Program Pendidikan Profesi Guru Sekolah dasar (PPG-SD).

Pada 21 Janurai 2019, Unusa diamanahi peserta PPG-SD Dalam Jabatan (Daljab) tahap I, kemudian pada 5 April 2019 diamanahi peserta PPG-SD Daljab tahap II. Jika pada tahap I Bimbingan Teknis (Bimtek) Dalam Jaringan (Daring) mendatangkan pemateri dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, pada Kamis (11/05/2019) Unusa menyelenggarakan Bimtek secara mandiri.

Bimtek diadakan di Laboratorium Computer Based Test (Lab. CBT) L.7 Gedung Tower Unusa Kampus B dengan jumlah peserta berjumlah 75 orang yang seluruhnya berasal dari Madura. Kegiatan Bimtek dibuka oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unusa, Dr. Muhammad Thamrin Hidayat.

Setelah itu, dilanjutkan dengan materi pengenalan atau wawasan seputar program PPG-SD dan bimbingan teknis pembelajaran daring. Kegiatan dimulai pukul 08.00-13.00. Ada perbedaan PPG tahap I dan PPG tahap II. Dari segi waktu, PPG tahap I pembelajaran daring hanya sebulan, pada tahap II ini pembelajaran daring diagendakan selama tiga bulan.

Pembelajaran daring sangat penting dikuasai oleh guru untuk mengenalkan teknologi informasi yang tidak mungkin bisa dihindari. Era industri 4.0 menuntut semua guru mengusai teknologi atau literasi digital, seperti mengoperasikan komputer, pemanfaatan media daring dan pemanfaatan sumber-sumber belajar secara daring.

Pembelajaran daring menjadi jambatan pertama karena masih banyak guru yang gagap teknologi. Namun, guru pun masih mengalami sejumlah kendala. Misalnya, ada guru yang berasal dari pelosok pedesaan di daerah Sumenep dengan akses internet yang sangat terbatas.

Artinya, ini menjadi tantangan demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitas dimulai dari guru yang berkualitas sehingga menghasilkan siswa yang cerdas dan berkarakter. (Mustofa, S.Pd., M.A. Prodi S1 Pendidikan Guru SD Unusa).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *