Rektor Unimed Tegaskan PPG untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia

Rabu, 13 Maret 2019 | 5:26 WIB


Dalam rangka untuk mengikuti pembelajaran tatap muka dalam bentuk lolakarya pada 8 Maret—12 April 2019 mendatang, Universitas Negeri Medan menggelar pembekalan awal terhadap seluruh peserta PPG Dalam Jabatan.

Acara tersebut dirangkai dalam sebuah kegiatan Orientasi Awal Peserta PPG Dalam Jabatan Tahap I Tahun 2019. Hadir dalam acara tersebut Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, Wakil Rektor I Prof. Dr. Abdul Hamid. K. M.Pd, Wakil Rektor II Dr. Restu, M.S, Wakil Rektor IV Prof. Manihar Situmorang, M.Sc, Ph.D, serta seluruh Dekan Fakultas di lingkungan Unimed.

Dr. Abil Mansyur, M.Si selaku ketua PPG menjelaskan, peserta PPG Dalam Jabatan ini telah menyelesaikan tahapan pendalaman materi melalui pembelajaran dalam jaringan pada tanggal 21 Januari s.d 28 Februari 2019 dan melakukan lapor diri pada tanggal 4-5 Maret 2019 lalu. Lebih lanjut Dr. Abil menyampaikan peserta yang telah dinyatakan lulus sebanyak 500 peserta yang terbagi pada 8 Bidang Studi yakni, Bahasa Inggris, Ekonomi, Bimbingan dan Konseling Guru Kelas Paud, Guru Kelas SD, Kimia, Matematika, dan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.

Keseluruhan peserta PPG Dalam Jabatan ini berasal dari berbagai provinsi, yakni Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau. Pada hari itu juga dilakukan penandatanganan MoU antara Peserta PPG Dalam Jabatan Tahap I dengan Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom M.Pd menyampaikan, Pendidikan Profesi Guru tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan sertifikat pendidik, tapi juga menambah wawasan bagi peserta PPG Dalam Jabatan Tahap I Tahun 2019.

“Mengapa guru harus mengikuti PPG? Karena untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” ujar Rektor Unimed dengan tegas. Syawal mengimbau guru harus bisa menargetkan kemampuan muridnya dari segi keterampilan. Di samping itu, guru harus bisa membentuk karakter muridnya dengan baik, menjelaskan apa fungsi-fungsi dari organ tubuh masing-masing dengan baik, agar kelak tidak melakukan penyimpangan perilaku yang dapat merugikan orang lain.

Meski zaman sekarang sudah memasuki era Revolusi Industri 4.0, tetapi peran guru tidak akan pernah tergantikan oleh teknologi canggih manapun.

Di akhir arahannya, Rektor Unimed mengucapkan terima kasih dan rasa senangnya karena bisa bergabung dengan peserta PPG. Mereka adalah calon guru-guru yang profesional. “Marilah kita bersama-sama membangun negeri ini dari sekolah, karena itu tokoh utamanya adalah guru,” katanya. (Humas Unimed/jh/*)

Berita ini disunting dari sumber awal: https://www.unimed.ac.id/2019/03/06/ratusan-guru-ikuti-orientasi-ppg-dalam-jabatan-tahap-i-tahun-2019-di-unimed/

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *