Peserta PPG 3T Universitas Negeri Makassar Diajak Teladani Spirit Kartini

Senin, 29 April 2019 | 8:48 WIB


Makassar – Perjuangan Kartini sebagai ikon kebangkitan perempuan Indonesia merupakan salah satu bentuk usaha penyetaraan hak dan kewajiban gender di negeri ini. Tanggal 21 April yang ditetapkan sebagai Hari Kartini merupakan momentum yang berharga untuk setiap perempuan Indonesia untuk memahami dan menghayati perannya sebagai perempuan.

Tidak hanya berkontribusi dalam rumah, perempuan juga bisa menjadi pusat perubahan. Melalui tangan dingin seorang perempuan sebuah negeri bisa maju dengan adanya peran perempuan dengan adanya persamaan hak mendapatkan pendidikan, kesehatan yang layak, dan keadilan secara hukum.

Untuk mengingat semangat  Kartini tersebut, masyarakat Asrama PPG 3T Universitas Negeri Makassar memperingati hari Kartini (21/4/2019) dengan berbagai acara menarik. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan PPG Universitas Negeri Makassar. Beberapa mahasiswa PPG 3T UNM yang berada diluar Kota Makassar pun yang sedang mengikuti kegiatan PPL ikut serta dalam kegiatan ini.

Nurleili, ketua panitia kegiatan, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman semangat dari Kartini. Tujuan ini disampaikan secara tersirat dalam penampilan drama. “Selain itu, dengan adanya kegiatan hari Kartini ini bisa menjadi ajang apresiasi dan kreasi masyarakat PPG 3T UNM” imbuhnya. Hal ini dapat ditunjukan dengan kegiatan berupa fashion show, make up, lomba baca puisi serta penampilan tarian modern dan tradisional padupa.

Acara dimulai dari siang hari dengan mengawali berbagai macam jenis perlombaan. Peserta lomba ditujukan antar penghuni lantai asrama, dengan begitu seluruh masyarakat PPG 3T UNM bisa merasakan euforianya secara langsung. Pada kegiatan fashion show setiap peserta menampilkan gaya yang berbeda-beda. Secara tidak langsung peserta memberikan pesan kondisi perempuan Indonesia saat ini yang dinamis, tanpa meninggalkan karakter sebagai perempuan Indonesia dengan tetap menjunjung tinggi kebudayaan asli daerah.

Hal ini ditunjukan dengan berbagai gaya busana dari modern hingga pakaian adat. Semangat juang kartini dan perkembangan menjadi kartini milenial dikobarkan kembali dengan ajang perlombaan pembacaan puisi. Dengan demikian, nilai dari semangat juang Kartini mampu memberikan energi positif kepada seluruh masyarakat. Lomba yang menarik lainnya yaitu lomba make up yang menunjukkan kreativitas perempuan asrama.

Kegiatan ditutup dengan malam apresiasi seni dengan memberikan penghargaan kepada seluruh pemenang serta pemutaran video yang dilombakan antarsekolah PPL. Harapannya dengan adanya kegiatan demikian  bisa merekatkan  hubungan antar masyarakat PPG 3T UNM, sehingga mampu saling memberi semangat menuju cita-cita sebagai guru profersional dimasa mendatang. (Nuritawa/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *